kau adalah logika itu
bagaimana tidak, aturan berpikir
menggerakkan fikirku ke jalan lurus
menjadikanmu akhir dari kesimpulan
dari banyaknya premis kisahku
sepertinya kau harus tau
akal, mencitakan kebijaksanaan
kehendak, mencitakan keberanian
keinginan, mencitakan kenikmatan
sedangkan cinta, mencitakan kebahagiaan
realita ini adalah kenyataan
yang harus diresapi
kenyataan ini ada yang berubah
adapula yang tetap
dan sandaran kita adalah akal
akal yang universal
yang menyatakan hidup ada diantara
keragaman perubahan
sehingga akal ini menuntun kita
menyalakan "api" alamiah
yang terus menerus
mengerakkan perubahan dalam penyatuan
puncak kesadaranku
kau memang bermula dari eikasia
beralih ke pistis
kemudian ke dianoia
akhirnya kau adalah noesia,
benar-benar, haq al-yaqin kau milikku
dalam ikatan
berpikirlah "logikaku"
sebab jika kau berpikir
maka kau ada
jika kau ada
maka akupun akan ada
bersamamu, selamanya
bagaimana tidak, aturan berpikir
menggerakkan fikirku ke jalan lurus
menjadikanmu akhir dari kesimpulan
dari banyaknya premis kisahku
sepertinya kau harus tau
akal, mencitakan kebijaksanaan
kehendak, mencitakan keberanian
keinginan, mencitakan kenikmatan
sedangkan cinta, mencitakan kebahagiaan
realita ini adalah kenyataan
yang harus diresapi
kenyataan ini ada yang berubah
adapula yang tetap
dan sandaran kita adalah akal
akal yang universal
yang menyatakan hidup ada diantara
keragaman perubahan
sehingga akal ini menuntun kita
menyalakan "api" alamiah
yang terus menerus
mengerakkan perubahan dalam penyatuan
puncak kesadaranku
kau memang bermula dari eikasia
beralih ke pistis
kemudian ke dianoia
akhirnya kau adalah noesia,
benar-benar, haq al-yaqin kau milikku
dalam ikatan
berpikirlah "logikaku"
sebab jika kau berpikir
maka kau ada
jika kau ada
maka akupun akan ada
bersamamu, selamanya
0 komentar:
Posting Komentar