Minggu, 01 Oktober 2017

Haruslah Jujur

Berdagang merupakan pekerjaan yang membutuhkan kesabaran tingkat tinggi. Apalagi jika dalam berdagang tidak mempunyai modal atau minim modal, hal ini bisa membuat pedagang patah semangat. Tapi, tidak menutup kemungkinan pedagang mempunyai "lucky", sehingga ia sukses dalam perdagangannya. Meskipun, pedagang tersebut minim modal.

Berdagang apapun haruslah jujur pada konsumen. Janganlah ketidak-jujuran dilakukan untuk menipu konsumen, untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya. Ketidakjujuran adalah sebuah bencana besar bagi seorang pedagang. Memang, pada awalnya apa yang dilakukan bisa menguntungkan, tapi dengan cara yang tidak baik pada akhirnya akan sangat merugi.

Manusia pada umumnya tidaklah suka ditipu. Apalagi ditipu oleh Pedagang yang pada waktu transaksi barangnya dikata bagus ternyata ketika dirumah barangnya tidak bagus. Pasti setiap seorang manusia sangat marah dengan perlakuan seperti itu. Ia otomatis tidak akan kembali lagi untuk membeli barang dagangan si Pedagang. Bisa jadi, ia akan meng-viral-kan pengalamannya ke penjuru dunia lewat sosial media.

Akhirnya, jika itu terjadi sangatlah merugi para pedagang yang curang. Sebab saat ini, jika sudah ter ekspos ke dunia maya berita yang negatif, maka seluruh dunia akan tau bahwa pedagang tersebut curang.

Oleh sebab itu, dalam berdagang yang pantas untuk di tiru adalah baginda Nabi Muhammad. Ia adalah suri tauladan yang baik yang di juluki al-Amin, yang dapat dipercaya.

Muslim yang baik tidak akan lepas dari kecintaannya kepada Nabi. Hal ini diperkuat dengan mengikuti sunnahnya serta menjauhi apa yang dilarangnya. Ini merupakan kaidah yang wajib dilakukan oleh seorang muslim. Sebab yang dilihat dari seorang muslim ada nilai takwanya. Ketika seorang muslim sudah bisa atau berusaha takwa pada Allah melalui Rasulnya maka ia akan menjalankan roda kehidupan karna Allah untuk Allah.

Melalui cara itulah semangat dari seorang pedagang untuk mencari rizki halal akan dijalani dengan ikhlas dan sabar.

0 komentar:

Posting Komentar