Rabu, 04 Maret 2015

CINTA ITU...


> > Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung
> > jawab.
> > Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah
> > permainan.
> > Mereka yang tidak memilikinya,menyebutnya sebuah
> > impian.
> > Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.
> >
> > Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan
> > memberi kesusahan untuk menguji kita.
> > Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa
> > tertanam dalam.
> > Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan
> > di baliknya.
> > Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun
> > kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil
> > sesuatu,
> > Ia telah siap memberi yang lebih baik.
> >
> > Mengapa menunggu?
> > Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan,
> > kita tidak ingin tergesa-gesa.
> > Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita
> > tidak ingin sembrono.
> > Karena walaupun kita ingin segera menemukan
> > orang yang kita cintai,  kita tidak ingin
> kehilangan jati diri   kita dalam proses pencarian
itu.
> >
> > Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu.
> > Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu.
> > Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.
> > Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang
> > kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.
> > Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai,
> > ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
> > Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, karena
> > hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan
> bersama pilihan yang salah.
> >
> > Karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan
> > misterius.
> >
> > Perlu kau ketahui bahwa:
> > a. Bunga tidak mekar dalam waktu semalam
> > b. Kota Roma tidak dibangun dalam sehari
> > c. Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan
> > bulan
> > d. Cinta yang agung terus bertumbuh selama
> > kehidupan.
> >
> > Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan
> > waktu
> > yang lama, dan penantian kita tidaklah sia-sia.
> > Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman,
> > keberanian, dan pengharapan - penantian
> menjanjikan
> > satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
> > Pada akhirnya Tuhan dalam segala hikmat-Nya,
> meminta
> > kita menunggu, karena alasan yang penting.

0 komentar:

Posting Komentar