Kamis, 06 Oktober 2016

LaMpU

Disuatu desa yang terletak dikawasan kabupaten rangrang, hiduplah seorang wanita namanya Markiyem, ia adalah dukun terhebat dikawasan itu bahkan kehebatannya terdengar hingga negeri-negeri tetangga. Keahlianyaa di bidang mistik luar biasa, pernah suatu hari ada pasien yang datang berobat dikarnakan terkena santet. Pasien tersebut datang dari kota sebelah, sebelum ia masuk  kehalaman rumah Markiyem ia masih kerasukan, akan tetapi, setelah ia masuk ke halaman rumahnya, pasien tersebut langsung sembuh. Usut punya usut- ternyata- halaman tersebut sudah dijaga oleh bebarapa jin tangguh yang telah menjadi pesuruh jin Markiyem. Ada lagi yang tanpa datang kerumah Markiyem, tinggal kirimkan foto ke alamat yang ada dikoran-koran sama sejumlah uang yang tertera beserta hajat yang diinginkan. Tinggal tunggu beberapa hari, biasanya tidak sampai satu minggu setelah pengiriman data pasien, apa yang jadi keingginan akan segera terkabul. Biasanya kebanyakan pasien ada yang minta pelarisan dagangan, jodoh, karir, pengobatan: karna santet atau yang lainnya, ada pula masalah sex: pengen besarin kepunyaan laki-laki biar gagah perkasa.

Markiyem juga hebat dalam melihat masa depan, ia membaca garis tangan, keadaan alam, prediksi-prediksi togel maupun pemilihan kepala desa ataupun kepala negara. Banyak sekali para penikmat judi berani bayar mahal Markiyem hanya untuk mengetahui siapa yang akan menang dalam pemilihan, aturan mainnya dibuka satu minggu sebulum pemilihan di laksanakan, rahasia siapa yang menang akan diberikan kepada orang yang memberikan uang paling banyak kepada Markiyem. Nyatanya apa yang diberitahukan selalu benar dan tepat dengan jumlah suara yang disandang oleh calon ketua daerah. Dari situlah Markiyem selalu kedatangan pasien dari pagi hingga petang, dari petang hingga pagi lagi. Yang datang mulai dari kelangan para petani hingga pejabat, mulai dari kalangan maling hingga para kyai. Anehnya Markiyem bisa tau kalau yang datang itu miskin atau kaya, ia selalu bilang kepada yang miskin “ndak usar bayar, tapi giatlah bekerja, entar kalau sudah kaya kamu boleh bayar”. Kepada yang kaya ia selalu ada nilai tawar menawar biasanya kalau yang kaya agak pelit ia selalu minta bayaran yang paling mahal, kalau yang dermawan, ia hanya bilang “seikhlasnya saja”.

Tak disangka-sangka ada pihak dari stasiun TV swasta yang ingin mengontrak Markiyem untuk dijadikan bintang utama dalam program terbaru yang akan tayang pada bulan depan. Markiyem menyetujui kontrak tersebut. Jangka waktu yang diberikan selama dua tahun tanyang di udara. Minggu pertama penanyangan rating dari acara Markiyem langsung menanjak pesat, dari angka yang diprediksi tidak akan sukses dari kalangan TV swasta yang lain, faktanya minggu pertama angka Rating acara Markiyem langsung di peringkat no satu. Hingga pendapatan Markiyem Tidak sampai satu bulan mengalahkan pendapatan orang terkaya didesanya. Begitu hebatnya Markiyem hingga ia di juluki “Guru Ratu Paranormal”. Tidak ada paranormal satupun di negara inklewerdo yang berani dengan Markiyem. Pernah suatu saat ketika acara berlangsung tiba-tiba seluruh lampu padam dan kru TV banyak yang kerasukan, selang berapa menit hal tersebut sudah reda. Ternyata Markiyem sudah tau siapa yang melakukannya. Keesokan harinya terdengar kabar bahwa desa para dukun Malory terjadi gempa yang sangat hebat, mengakibatkan seluruh bangunan tenggelam kedasar tanah beserta seluruh masyarakat didesa tersebut. Hanya kata-kata aneh yang keluar dari Mulut Markiyem tentang kejadian tersebut ketika ia di wawancara oleh beberapa wartawan dari media elektronik dan media cetak, “Makanya Jangan Macam-macam”, begitulah katanya, setelah itu ia diam seribu bahasa.

Tidak hanya dinegaranya sendiri Markiyem terkenal. Dinegara tetangga ia juga sering diundang, terkadang untuk penyembuhan kesurupan massal atau hanya menjadi bintang tamu diacara reality show yang diadakan oleh TV swasta di negara tetangga. Ketenaran Markiyem mengundang decak kagum dikalangan masyarkat kelas bawah karna kebijakannya dalam menyikapi masalah, decak kagum pula dikalangan kelas elit karna ketegasan akan prilakunya. Tak dinyana, tak disangka pada salah satu acara, seorang host meminta Markiyem untuk menyanyikan sebuah lagu yang ia senangi. Wawwww, seluruh penonton pada waktu itu berdiri seluruhnya ketika Markiyem selesai bernyanyi. Ternyata bakatnya dalam menyanyi jauh lebih hebat dari kepribadian yang ia tampakkan selama ini. Dari seorang dukun ke penyanyi papan atas. Jalan arah kehidupan Markiyem berubah drastis setelah acara tersebut.

Undangan demi undangan datang kepada Markiyem, yang dulunya undangan tersebut dibaca sendiri sekarang ada manager yang mengatur seluruh kegiatan Markiyem yang begitu padatnya. Kebanyakan undangan untuk mengisi acara hiburan di TV swasta, ada pula di daerah-daerah untuk menghibur langsung para rakyat. Markiyem saat ini hampir sudah tidak dikenal dengan kemampuannya sebagai seorang dukun, meskipun kemampuan tersebut terkadang dibutuhkan oleh beberapa pasient Markiyem. Hebatnya ketenaran Markiyem mengalahkan para penyanyi papan atas di negaranya, suara melengking dan gayanya yang has memiliki karisma memancar sehingga disukai oleh banyak orang yang melihatnya. Pundi-pundi kekayaan tak henti-hentinya mengalir deras ke kantong Markiyem. Rumah baru, mobil, ia beli di komplek elit dikawasan ibu kota, disampingnya tak lupa ia membuat rumah besar untuk para anak jalanan ibu kota. Jadwal kegiatan rumah tersebut dipikirkan sangat serius oleh Markiyem. Agar para anak jalanan memiliki masa depan cerah, bisa bersaing untuk terus maju membangun negara ke arah yang lebih baik. Anak jalanan ini menurut Markiyem memiliki potensi kreatif begitu besar, apabila dikembangkan serta di tata dengan baik, potensi ini akan membuat ledakan positiv luar biasa. Anak jalanan bukanlah perusuh di terminal-terminal, pemberhentian lampu merah, rel-rel kereta api, mereka sebenarnya adalah pejuang garis keras di mahdzab masyarakat kelas bawah, alasan mereka yang paling dominan hanya satu, yaitu masalah ekonomi, masalah makan. Meskipun ada pepatah bijak “hidup bukan untuk makan, tetapi makan untuk hidup”, pepatah ini bagi anak jalanan adalah filosofi yang salah, karna menurut mereka, jiwa akan hidup jika kondisi fisik kuat, dan kekuatan itu dibangun dengan makanan-makanan jasmani. Makanan tersebut adakalanya dengan cara memaksa, meminta, atau dari sedekah-sedekah para elit. Tapi tak mengapa, karna anak jalanan adalah penciptaan perbedaan indah disisi manusia, yang menganggap diri mereka sempurna. Padahal semua penciptaan sama, yang berbeda hanya pada satu sisi, cinta.


Itulah Markiyem, di kala kesuksesan menyelimuti ia tak henti-henti mengucapkan sukur dengan cara membagi kebahagian dengan senyum orang-orang yang tidak mampu disekelilingnya.

0 komentar:

Posting Komentar