Sabtu, 29 November 2014

PIGURA


Di MAN, sekolah nurul hikmah. Cinta terkenal dengan segala prestasinya. Ia merupakan siswi yang teladan. Beberapa penghargaan sudah banyak yang didapatkannya. Mulai dari tingkat sekolah, provinsi, nasional hingga international sudah diraihnya. Ia menjadi panutan di sekolah. Fotonya terpajang besar di ruang OSIS siswa. Di dalam pigura ada tulisan "you never die". Cinta, cewek berkerudung dengan sejuta prestasi.
Cinta adalah anak yang periang. Ia selalu dikelilingi banyak teman. Teman2 sangat menyukai cinta. Cinta bisa jadi guru, dan sahabat bagi teman2nya. Ia tak pernah bosan untuk membantu temannya dalam proses belajar. Apapun kebutuhan tema2nya ia ikhlas membantu. Biasanya, teman2 cinta kurang mengerti tentang plajaran bahasa asing, serta pelajaran berhitung.
Kepintaran dan kecerdasan cinta tidak terlepas dari perjuangan orang tuanya yang sangat gigih mendidiknya. Orang tua cinta adalah orang tua yang senang akan ilmu, mereka sangat disiplin terhadap jam belajar. Waktu bagi mereka adalah belajar dan belajar. Mereka lebih suka membelikan cinta buku bacaan dari pada boneka. Kebiasaan membaca sudah tertanam sejak kecil dalam diri cinta.
Perpustakan kecil dirumah Cinta adalah tempat bermain yang indah. Cinta tak bosan berlama-lama diruangan 3x4, yang di dilamnya terdapat lemari kaca untuk tempat buku. Tidak hanya buku yang ada disana. Alat musik gitar juga ada, sebagai pelepas lelah ketika sudah membaca buku. Cinta sangat suka dengan gitar, ia sangat ahli memainkannya. Beberapa lagu sudah dihapalnya.
Gitar dulunya alatmusik yang tidak disenangi cinta. Sebenarnya ia lebih suka memainkan alat musik biola, kelihatannya begitu anggun. Tapi, dirumah cinta yang ada alat musik gitar dan selalu dimainkan oleh ayahnya. Lama-kelamaan cinta mulai suka, dan brelajar. Ia terus belajar hingga menguasainya. Sekarg ia sangat mahir memainkannya, dengan suaranya yang merdu pula. Ia selalu di ajak temannya untuk pentas di beberapa acara. Terkadang ikut lomba yang membuatnya terkenal.
Ke artisan cinta dimulai sejak ia duduk di bangku kelas 1 sma. Pada waktu itu, salah satu stasiun televisi swasta mengadakan acara lomba musik nasional. Daerah cinta termasuk salah satu kota terbesar yang dituju oleh pihak stasiun tv untuk mengadakan audisi. Sangat banyak yang mengikuti audisi itu. Akan tetapi, cinta tidak ada niatan untuk mendaftar. Temannya yang mendaftarkannya. Mau-tak mau, cinta ikut audisi itu.
Ada beberapa audisi yang harus di lewati cinta. Sukurnya, untuk audisi pertama tepatnya di kota surabaya cinta lolos. Ia direcomendasikan untuk pergi ke jakarta, senang hatinya. Ia tak menyangka bisa lolos di penjurian awal. Ia terus mengikuti beberapa audisi lanjutan, hingga ia masuk ke audisi, dimana di tanyangkan secara nasional live di tv. Mulai dari situlah cinta mulai memiliki banyak penggemar.
Akhirnya ia masuk babak final, pesaingnya begitu berat. Menurut juri, cinta harus bisa menampilkan suaranya semaksimal mungkin untuk memenangkan kompetisi ini. Pada akhirnya cinta jugalah yang memenangkan kompetisi ini. Ia menang dengan membawa hadiah berupa satu buah mobil, uang satu milyar dan contrak singgle lagu selama dua tahun.
Uniknya, cinta ketika diatas panggung waktu pemberian hadiah oleh directur tv swasta tersebut. Cinta bicara dengan sopan, bahwa ia akan menerima dua hadiah yang pertama. Dan tidak bisa menerima yang ketiga, sebab menurutnya dunia artis bukanlah tempatnya. Cinta lebih suka dengan dunianya sekarang. Jika tidak diterima maka cinta lebih suka tidak menerima semua hadiah. Ternyata, pihak tv menyetujui meskipun sedikit berat karna talenta suara yang dimiliki cinta, hanya bisa didengar melalui rekamannya saja. Sebab cinta tidak akan menyanyi lagi. Untuk sementara.
Dari even itu cinta mendapat kenalan, salah satu guru besar di universitas Islam negeri surabaya. Yang pada waktu itu ada acara kampus di Jakarta, dan tidak sengaja diajak temanya untuk melihat konser final kompetisi itu. Pembicaraan akhir cintalah yang membuat guru besar itu kagum, cinta menolak semua hadiah dan mau fokus belajar. Guru besar itu, merasa harus merangkul bakat ini untuk dijadikan tunas bangsa yang bisa mengharumkan dirinya dikancah nasional, serta negara di kancah international.
Prof. Akadul merupakan guru besar muda yang nyentrik. Ia mendapatkan gelar profesor kurang dari umur 33 tahun. Ia ahli dalam bidang ilmu filsafat, juga mengusai beberapa alat musik. Berbicara sejarah dunia hingga sejarah Indonesia, ia juga mengusainya. Banyak yang menyebutnya budayawan. Ia terkadang tampil di beberapa panggung teater membacakan beberapa puisi karyanya. Antologi puisi karyanya terjual laris manis dipasaran. Kenalan dan temanyna sangat banyak, mulai dari tingkat nasional hingga international. Cinta beruntung kenal dengannya..

____00____

Hari ini, adalah ujian terbuka kepada cinta. Untuk meraih gelar doctor. Ia mendapatkan gelar doktor di bidang filsafat oleh universitas negri terkemuka di kota surabaya. Banyak undangan yang hadir ke acara ujian terbuka. Tak terkecuali guru-guru di MAN nurul hikmah, mereka datang dengan beramai-ramai bersama para siswa kelas akhir. Para siswa diajak ke acara tersebut sebagai bentuk motivasi, agar para siswa bisa mencontoh cinta sebagai cerminan masa depan yang cemerlang di dunia pendidikan. Sebab cinta adalah sosok wanita muda yang bergelar doctor diusia yang relative masih muda, dua puluh tujuh tahun.
Cinta merasa senang sekali atas kedatangan mereka. Sebab diantara para guru-guru MAN yang sekarang kebanyakan adalah teman-teman cinta seangkatan, meskipun ada juga guru cinta yang ikut yang umurnya sudah lumayan tua. Tapi, jiwa mereka masih muda, masih semangat untuk terus memberikan kontribusi keilmuan mereka bagi para siswa. Guru seperti inilah yang kelak bisa mengantarkan para siswa seperti cinta. Cinta sangat ingat pesan salah satu guru cinta yang sangat membekas dihati “jika kelak engkau mengajar, mengajarlah dengan hati”. Teks itu ternyata baru dimengerti seutuhnya oleh cinta ketika ia sudah bergelar doctor. Sebab makna dibalik teks itu begitu dalam.
Cinta adalah cinta tak akan jadi apa-apa tanpa cinta. Sebab cinta mendapatkan cinta dari sosok yang ia cintai. Cinta itu adalah Prof Akadul, ia merupakan teman, guru, sahabat juga suami yang selalu menemani dan memberikan semangat kepada cinta untuk belajar lebih tinggi dan tinggi. Hingga saat ini ia meraih gelar doctor.
Ketertarikan cinta pada akadul dimulai sejak ia bertemu di salah satu acara stasiun tv swasta yang mengadakan audisi music. Dari situlah ia berkenalan, hingga akhirnya cinta diproyeksikan oleh prof. akadul untuk memperoleh beasiswa hingga jenjang doctor. Ketika lulus MAN, tanpa jeda, cinta langsung mengikuti program beasiswa yang disarankan oleh prof. akadul. Ia pun diterima untuk sekolah dijenjang yang lebih tinggi. Dari situlah cinta selalu berdiskusi dengan prof. akadul, diskusi yang paling diingat oleh cinta adalah diskusi masalah nahwu, yang ternyata didalamnya terdapat hal yang belum dimengerti cinta secara filosof.
Salah satu penjelasan prof. akadul, misalnya dalam pembahasan bab “I’rab” (bab tentang kedudukan dan susunan kalimat). Secara bahasa “I’rab” memiliki makna yang beragam, diantaranya adalah upaya untuk memberikan kejelasan dan upaya untuk mengungkapkan sebuah perasaan. Sedangkan secara istilah “I’rab”. Dikatakan sebagai perubahan yang terjadi pada akhir kalimat karena pelbagai factor yang melatarbelakangi dan perubahan tersebut bisa dilihat secara tampak atau tidak (kira-kira). Menurutnya, pengertian I’rab dapat diambil pelajaran hidup. Perputaran roda kehidupan manusia tentunya akan mengalami perubahan-perubahan. Perubahan tersebut tentunya disebabkan oleh berbagai factor yang mendukung perubahan tersebut. Baik secara langsung ataupun tidak. Betapapun perubahan manusia secara natural atau sunnatullah akan bergerak.
Cinta tak menyangka, ternyata dalam penjelasan nahwu yang dikira hanya sebatas pada ilmu bantu untuk memahami bahasa arab. Ternyata memiliki sisi lain jika dilihat dari kacamata ilmu filsafat. Dari sinilah ketertarikan cinta untuk mendalami ilmu filsafat, hingga akhirnya ketertarikan cinta bukan hanya kepada ilmu yang ia pelari saja. Ia juga tertarik kepada prof. Akadul yang meskipun lebih tua darinya, tapi ia suka padanya. Cinta akhirnya menikah dengan prof. Akadul ketika ia sedang dalam masa kuliah. Meskipun sudah menikah cinta selalu bersemangat untuk terus menyelesaikan pendidikanya. Itupun juga berkat dukungan suami yang ia cintai.
Mereka bedua, memiliki hobi menulis cerpen dan puisi. Cerpen dan puisi mereka sangat terkenal di pasaran. Antologi cerpen “MALAM TANPA BULAN” menjadi buah bibir dibeberapa universitas terkenal. Banyak yang menjadikannya kisah dalam pertunjukan teater. Beberapa penghargaan dari nasional dan international sudah diraih. cerpen malam tanpa bulan sudah diterjemahkan ke tiga puluh dua bahasa dunia. Mega best seller pun sudah menjadi sampul dibagian depan antologi cerpen malam tanpa bulan. Banyak pihak produser swasta yang mau menjadikan salah satu cerpen di antologi malam tanpa bulan sebagai sebuah produksi film.
Film yang paling terkenal yang di tanyangkan hingga ke Eropa judulnya sama dengan buku antologi cerpen yaitu “malam tanpa bulan. Di film tersebut diceritakan sepasang kekasih yang bertemu tanpa disengaja, mereka berdua saling mencinta. Akan tetapi mereka tidak saling mengerti. Mereka bertemu di museum, yang pada waktu itu Faisal (pemeran laki2) sedang mengadakan penelitian untuk mencari data sebagai bahan skripsinya. Anehnya pertemuan pertama itu membuat mereka saling cinta. Setelah pertemuan itu, mereka berdua tidak saling bertemu. Hingga Faisal selesai ujian skripsi, dan ingin berbagi kebahagiannya dengan fifi. Ternyata faisal mendengar kabar bahwa fifi sudah meninggal dan menitipkan surat padanya. Didalam surat itu fifi berucap bahwa ia cinta pada faisal. Dan mengucapkan selamat pada faisal atas kelulusannya. Fifipun berharap faisal tetap menjalankan hidup dengan bahagia dan optimis. Sebab hidup itu indah. Fifipun berucap selamat tinggal pada faisal.
Cinta sangat senang dengan pencapaiannya itu, gelar doctor yang ia peroleh. Diikuti juga dengan kesuksesan naskah-naskah yang ia tulis bersama suami tercinta. Dan sekarang cinta pun terkenal bukan sebagai artis yang hanya mengagunggkan suaranya tetapi ia juga bisa membanggakan kecerdasananya untuk menciptakan karya. Melalui tulisan, hingga kesuksesan film yang telah ditonton berjuta pasang mata.

Kesuksesan cinta inilah yang kemudian dijadikan cerminan bagi para siswa di MAN Nurul Hikmah. Foto besar sosok cinta dipajang didinding kantor adminstrasi sekolah. Fotonya diperindah dengan Pigura yang diberikan ornemen cantik bernuansa klasik. Foto cinta dijadikan cerminan bagi para siswa untuk tetap semangat dan terus berkarya. Jangan menyerah dalam meraih cita-cita serta pendidikan yang tinggi.

0 komentar:

Posting Komentar