Di
MAN, sekolah nurul hikmah. Cinta terkenal dengan segala prestasinya. Ia merupakan
siswi yang teladan. Beberapa penghargaan sudah banyak yang didapatkannya. Mulai
dari tingkat sekolah, provinsi, nasional hingga international sudah diraihnya. Ia
menjadi panutan di sekolah. Fotonya terpajang besar di ruang OSIS siswa. Di dalam
pigura ada tulisan "you never die". Cinta, cewek berkerudung dengan
sejuta prestasi.
Cinta
adalah anak yang periang. Ia selalu dikelilingi banyak teman. Teman2 sangat
menyukai cinta. Cinta bisa jadi guru, dan sahabat bagi teman2nya. Ia tak pernah
bosan untuk membantu temannya dalam proses belajar. Apapun kebutuhan tema2nya
ia ikhlas membantu. Biasanya, teman2 cinta kurang mengerti tentang plajaran
bahasa asing, serta pelajaran berhitung.
Kepintaran
dan kecerdasan cinta tidak terlepas dari perjuangan orang tuanya yang sangat
gigih mendidiknya. Orang tua cinta adalah orang tua yang senang akan ilmu,
mereka sangat disiplin terhadap jam belajar. Waktu bagi mereka adalah belajar
dan belajar. Mereka lebih suka membelikan cinta buku bacaan dari pada boneka. Kebiasaan
membaca sudah tertanam sejak kecil dalam diri cinta.
Perpustakan
kecil dirumah Cinta adalah tempat bermain yang indah. Cinta tak bosan
berlama-lama diruangan 3x4, yang di dilamnya terdapat lemari kaca untuk tempat
buku. Tidak hanya buku yang ada disana. Alat musik gitar juga ada, sebagai
pelepas lelah ketika sudah membaca buku. Cinta sangat suka dengan gitar, ia
sangat ahli memainkannya. Beberapa lagu sudah dihapalnya.
Gitar
dulunya alatmusik yang tidak disenangi cinta. Sebenarnya ia lebih suka
memainkan alat musik biola, kelihatannya begitu anggun. Tapi, dirumah cinta
yang ada alat musik gitar dan selalu dimainkan oleh ayahnya. Lama-kelamaan
cinta mulai suka, dan brelajar. Ia terus belajar hingga menguasainya. Sekarg ia
sangat mahir memainkannya, dengan suaranya yang merdu pula. Ia selalu di ajak
temannya untuk pentas di beberapa acara. Terkadang ikut lomba yang membuatnya
terkenal.
Ke
artisan cinta dimulai sejak ia duduk di bangku kelas 1 sma. Pada waktu itu,
salah satu stasiun televisi swasta mengadakan acara lomba musik nasional. Daerah
cinta termasuk salah satu kota terbesar yang dituju oleh pihak stasiun tv untuk
mengadakan audisi. Sangat banyak yang mengikuti audisi itu. Akan tetapi, cinta
tidak ada niatan untuk mendaftar. Temannya yang mendaftarkannya. Mau-tak mau,
cinta ikut audisi itu.
Ada
beberapa audisi yang harus di lewati cinta. Sukurnya, untuk audisi pertama
tepatnya di kota surabaya cinta lolos. Ia direcomendasikan untuk pergi ke
jakarta, senang hatinya. Ia tak menyangka bisa lolos di penjurian awal. Ia terus
mengikuti beberapa audisi lanjutan, hingga ia masuk ke audisi, dimana di
tanyangkan secara nasional live di tv. Mulai dari situlah cinta mulai memiliki
banyak penggemar.
Akhirnya
ia masuk babak final, pesaingnya begitu berat. Menurut juri, cinta harus bisa
menampilkan suaranya semaksimal mungkin untuk memenangkan kompetisi ini. Pada akhirnya
cinta jugalah yang memenangkan kompetisi ini. Ia menang dengan membawa hadiah
berupa satu buah mobil, uang satu milyar dan contrak singgle lagu selama dua
tahun.
Uniknya,
cinta ketika diatas panggung waktu pemberian hadiah oleh directur tv swasta
tersebut. Cinta bicara dengan sopan, bahwa ia akan menerima dua hadiah yang
pertama. Dan tidak bisa menerima yang ketiga, sebab menurutnya dunia artis
bukanlah tempatnya. Cinta lebih suka dengan dunianya sekarang. Jika tidak
diterima maka cinta lebih suka tidak menerima semua hadiah. Ternyata, pihak tv
menyetujui meskipun sedikit berat karna talenta suara yang dimiliki cinta,
hanya bisa didengar melalui rekamannya saja. Sebab cinta tidak akan menyanyi
lagi. Untuk sementara.
Dari
even itu cinta mendapat kenalan, salah satu guru besar di universitas Islam negeri
surabaya. Yang pada waktu itu ada acara kampus di Jakarta, dan tidak sengaja
diajak temanya untuk melihat konser final kompetisi itu. Pembicaraan akhir
cintalah yang membuat guru besar itu kagum, cinta menolak semua hadiah dan mau
fokus belajar. Guru besar itu, merasa harus merangkul bakat ini untuk dijadikan
tunas bangsa yang bisa mengharumkan dirinya dikancah nasional, serta negara di
kancah international.
Prof.
Akadul merupakan guru besar muda yang nyentrik. Ia mendapatkan gelar profesor
kurang dari umur 33 tahun. Ia ahli dalam bidang ilmu filsafat, juga mengusai
beberapa alat musik. Berbicara sejarah dunia hingga sejarah Indonesia, ia juga
mengusainya. Banyak yang menyebutnya budayawan. Ia terkadang tampil di beberapa
panggung teater membacakan beberapa puisi karyanya. Antologi puisi karyanya
terjual laris manis dipasaran. Kenalan dan temanyna sangat banyak, mulai dari
tingkat nasional hingga international. Cinta beruntung kenal dengannya..
____00____
Hari
ini, adalah ujian terbuka kepada cinta. Untuk meraih gelar doctor. Ia
mendapatkan gelar doktor di bidang filsafat oleh universitas negri terkemuka di
kota surabaya. Banyak undangan yang hadir ke acara ujian terbuka. Tak
terkecuali guru-guru di MAN nurul hikmah, mereka datang dengan beramai-ramai
bersama para siswa kelas akhir. Para siswa diajak ke acara tersebut sebagai
bentuk motivasi, agar para siswa bisa mencontoh cinta sebagai cerminan masa
depan yang cemerlang di dunia pendidikan. Sebab cinta adalah sosok wanita muda
yang bergelar doctor diusia yang relative masih muda, dua puluh tujuh tahun.
Cinta
merasa senang sekali atas kedatangan mereka. Sebab diantara para guru-guru MAN
yang sekarang kebanyakan adalah teman-teman cinta seangkatan, meskipun ada juga
guru cinta yang ikut yang umurnya sudah lumayan tua. Tapi, jiwa mereka masih
muda, masih semangat untuk terus memberikan kontribusi keilmuan mereka bagi
para siswa. Guru seperti inilah yang kelak bisa mengantarkan para siswa seperti
cinta. Cinta sangat ingat pesan salah satu guru cinta yang sangat membekas
dihati “jika kelak engkau mengajar, mengajarlah dengan hati”. Teks itu ternyata
baru dimengerti seutuhnya oleh cinta ketika ia sudah bergelar doctor. Sebab
makna dibalik teks itu begitu dalam.
Cinta
adalah cinta tak akan jadi apa-apa tanpa cinta. Sebab cinta mendapatkan cinta
dari sosok yang ia cintai. Cinta itu adalah Prof Akadul, ia merupakan teman,
guru, sahabat juga suami yang selalu menemani dan memberikan semangat kepada
cinta untuk belajar lebih tinggi dan tinggi. Hingga saat ini ia meraih gelar doctor.
Ketertarikan
cinta pada akadul dimulai sejak ia bertemu di salah satu acara stasiun tv
swasta yang mengadakan audisi music. Dari situlah ia berkenalan, hingga
akhirnya cinta diproyeksikan oleh prof. akadul untuk memperoleh beasiswa hingga
jenjang doctor. Ketika lulus MAN, tanpa jeda, cinta langsung mengikuti program
beasiswa yang disarankan oleh prof. akadul. Ia pun diterima untuk sekolah
dijenjang yang lebih tinggi. Dari situlah cinta selalu berdiskusi dengan prof.
akadul, diskusi yang paling diingat oleh cinta adalah diskusi masalah nahwu,
yang ternyata didalamnya terdapat hal yang belum dimengerti cinta secara
filosof.
Salah
satu penjelasan prof. akadul, misalnya dalam pembahasan bab “I’rab” (bab
tentang kedudukan dan susunan kalimat). Secara bahasa “I’rab” memiliki
makna yang beragam, diantaranya adalah upaya untuk memberikan kejelasan dan
upaya untuk mengungkapkan sebuah perasaan. Sedangkan secara istilah “I’rab”.
Dikatakan sebagai perubahan yang terjadi pada akhir kalimat karena pelbagai
factor yang melatarbelakangi dan perubahan tersebut bisa dilihat secara tampak
atau tidak (kira-kira). Menurutnya, pengertian I’rab dapat diambil
pelajaran hidup. Perputaran roda kehidupan manusia tentunya akan mengalami
perubahan-perubahan. Perubahan tersebut tentunya disebabkan oleh berbagai
factor yang mendukung perubahan tersebut. Baik secara langsung ataupun tidak.
Betapapun perubahan manusia secara natural atau sunnatullah akan
bergerak.
Cinta
tak menyangka, ternyata dalam penjelasan nahwu yang dikira hanya sebatas pada
ilmu bantu untuk memahami bahasa arab. Ternyata memiliki sisi lain jika dilihat
dari kacamata ilmu filsafat. Dari sinilah ketertarikan cinta untuk mendalami
ilmu filsafat, hingga akhirnya ketertarikan cinta bukan hanya kepada ilmu yang
ia pelari saja. Ia juga tertarik kepada prof. Akadul yang meskipun lebih tua
darinya, tapi ia suka padanya. Cinta akhirnya menikah dengan prof. Akadul ketika
ia sedang dalam masa kuliah. Meskipun sudah menikah cinta selalu bersemangat
untuk terus menyelesaikan pendidikanya. Itupun juga berkat dukungan suami yang
ia cintai.
Mereka
bedua, memiliki hobi menulis cerpen dan puisi. Cerpen dan puisi mereka sangat
terkenal di pasaran. Antologi cerpen “MALAM TANPA BULAN” menjadi buah bibir
dibeberapa universitas terkenal. Banyak yang menjadikannya kisah dalam
pertunjukan teater. Beberapa penghargaan dari nasional dan international sudah
diraih. cerpen malam tanpa bulan sudah diterjemahkan ke tiga puluh dua bahasa
dunia. Mega best seller pun sudah menjadi sampul dibagian depan antologi cerpen
malam tanpa bulan. Banyak pihak produser swasta yang mau menjadikan salah satu
cerpen di antologi malam tanpa bulan sebagai sebuah produksi film.
Film
yang paling terkenal yang di tanyangkan hingga ke Eropa judulnya sama dengan
buku antologi cerpen yaitu “malam tanpa bulan. Di film tersebut diceritakan
sepasang kekasih yang bertemu tanpa disengaja, mereka berdua saling mencinta.
Akan tetapi mereka tidak saling mengerti. Mereka bertemu di museum, yang pada
waktu itu Faisal (pemeran laki2) sedang mengadakan penelitian untuk mencari
data sebagai bahan skripsinya. Anehnya pertemuan pertama itu membuat mereka
saling cinta. Setelah pertemuan itu, mereka berdua tidak saling bertemu. Hingga
Faisal selesai ujian skripsi, dan ingin berbagi kebahagiannya dengan fifi.
Ternyata faisal mendengar kabar bahwa fifi sudah meninggal dan menitipkan surat
padanya. Didalam surat itu fifi berucap bahwa ia cinta pada faisal. Dan
mengucapkan selamat pada faisal atas kelulusannya. Fifipun berharap faisal
tetap menjalankan hidup dengan bahagia dan optimis. Sebab hidup itu indah.
Fifipun berucap selamat tinggal pada faisal.
Cinta
sangat senang dengan pencapaiannya itu, gelar doctor yang ia peroleh. Diikuti
juga dengan kesuksesan naskah-naskah yang ia tulis bersama suami tercinta. Dan
sekarang cinta pun terkenal bukan sebagai artis yang hanya mengagunggkan
suaranya tetapi ia juga bisa membanggakan kecerdasananya untuk menciptakan
karya. Melalui tulisan, hingga kesuksesan film yang telah ditonton berjuta
pasang mata.
Kesuksesan
cinta inilah yang kemudian dijadikan cerminan bagi para siswa di MAN Nurul
Hikmah. Foto besar sosok cinta dipajang didinding kantor adminstrasi sekolah.
Fotonya diperindah dengan Pigura yang diberikan ornemen cantik bernuansa
klasik. Foto cinta dijadikan cerminan bagi para siswa untuk tetap semangat dan
terus berkarya. Jangan menyerah dalam meraih cita-cita serta pendidikan yang
tinggi.
0 komentar:
Posting Komentar